Boleh kah kami memilih Ya Rabb? :’)

Senang bukan ketika apa yang kita harapkan, kita rencanakan, perlahan terwujud, tercapai, dan apalah namanya.. Entah urusan akademik, cita-cita, rencana perjalanan, prestasi, karir, bahkan cinta… Senang rasanya bisa memilih cerita kita sendiri, apa lagi ketika cerita itu akhirnya di “Acc” oleh sang Maha Pemilik Cerita..

Harapan, iya harapan…

kata orang-orang harapan itu penting, mimpi itu penting. Tanpa mimpi dan harapan kita akan bergerak tanpa arah, tanpa mimpi dan harapan tidak ada hal besar yang mungkin akan tercipta..

Bahkan ada pepatah yang berkata, jangan pernah berhenti bermimpi, karena mimpi itu akan menjadi semangat kita dalam bergerak. Jangan pernah berhenti berusaha mewujudkan mimpi, karena kita tidak pernah tau sedekat apa usaha yang telah kita lakukan dengan keberhasilan yang akan kita capai..

Ya begitulah katanya..

Tapi kenapa coba marcell nyanyiin lagu “berhenti berharap” (baru dengerin juga gara2 ada sesuatu yang nyasar di hp, haha) dan kenapa juga banyak pencipta lagu yang nyantumin lirik “berhenti berharap”, “berhenti mencoba, mencoba bertahan.. lalalallaa”. Apakah mereka frustasi? nggak kan? Hey bro, kata pepatah itu kita nggak pernah tau sedekat apa keberhasilan kita..

Ada juga yang bilang, jangan berharap terlalu tinggi kalau nggak mau sakit… bung, setiap pilihan punya konsekuensi, kalau kita udah milih, yaudah nikamtin aja konsekuensinya.. kalaupun suatu saat harus sakit, berdamai aja lah dengan takdir, mungkin itu cara paling ampuh.. (saya suka banget sama kata2 saya ini)

Terus, jadi saya harus ikut yang mana coba? “-.-

Katanya lagi “Mintalah fatwa pada hatimu, kebaikan adalah sesuatu yang membuat hati tenang, dan keburukan adalah sesuatu yang membuat jiwa gelisah dan hati bimbang” (H.R Ahmad dan Al-darimi)

Apa hubunganya? Saya juga gatau, tapi mungkin bias dijadiin patokan kita harus bertahan atau nggak sama apa yang kita perjuangin.. mungkin…. mungkin ya..

Lanjut, tentang berharap dan bertahan dengan harapan yang ada..

Senang rasanya melihat mereka yang punya cerita dan rencana yang di “Acc” oleh Allah, dan entah mengapa saya juga ingin merasakannya.. (itu sih naluriah semua orang tan…”–). Eh beneran, karena kebanyakan selama ini ketika saya sangat-sangat ingin sesuatu, lebih banyak dikasih apa yang saya nggak suka atau malah saya benci, tapi ya emang saya juga merasakan sendiri itu yang terbaik dan sangat sangat baik bahkan.. (berarti rencana-rencana saya selalu nggak baik ya… -.-)

 

Ketika satu persatu jalan dihadapan mu tertutup..

seolah membimbing ke sebuah arah tujuan, yang bahkan saya nggak tau kemana arahnya, yang bahkan saya juga nggak tau apakah pintu itu akan ikut tertutup atau justru akan terbuka lebar, entah itu pintu yang palnig benar atau ada pintu lain di depannya.. entah apa yang akan saya lakukan, entah mimpi apa yang akan tetap saya pertahankan..

Tapi, teramat sangat ingin sekali kali ini, urusan yang satu ini di “Acc” oleh Allah, ingin rasanya rencana yang satu ini berpeluk mesra dengan rencana yang udah Allah siapkan.. pengen banget….

Pengen kan, rencana hidup kalian sejalan dengan rencana yang udah Allah buat, ya kalau nggak setidaknya semoga Allah membuat saya merencanakan sesuatu sesuai dengan rencana-Nya.. biar nggak perlu sakit hati.. *maksa

Yaaaah.. semoga saja rencana hidup yang satu ini sejalan dengan rencana-Nya, aamiin, doain ya.. :p

Berharap dan bertahan,, entah sampai kapan….

 

Dedicated for my best, yang sekarang jadi partner kerja ibu saya, hahahaha..yang katanya anda sedang diasingkan ke suatu tempat karena (bahasa kasarnya) nyampah di rumah :p

Cepet tambah pinter bro, sukses!! 😀

 

We are in the same position right now bro, I know how its feels..

We can’t moving forward, because there is  great big wall in front of our ways..

but also, it is too hurts to moving backward..

Keep dreaming and trying to keep staying there

 

tetap berharap dan mencoba bertahan…

semoga kita merasakan kebahagiaan itu,

semoga rencana hidup kita masing-masing di ACC oleh Sang Maha Pemilik Hati… 🙂


 

note setelah beberapa waktu berlalu (empat tahun katanya, lamaaa yaaa) :

serpong, 24 September 2016

setelah membaca tulisan-tulisan lama,

akhirnya rencana hidup saya yang ini nggak di ACC oleh Allah, dan jawaban ini pasti adalah rencana yang paling terbaik yang Allah persembahkan untuk hidup saya.. well, let’s see

dan bahagiannya, rencana hidup teman saya yang satu ini di ACC oleh Allah, sekalipun melalui perjalanan yang berliku-liku dan terlalu complicated hahaha. sukses di tanah rantau bro!

 

Regrads,

Listania Puspita Ikasari