Gusar

tidak ingin terlibat terlalu jauh,

bukan karena aku membenci kalian, mungkin..

aku tidak menghalangi, namun tidak juga mendukung, berjalanlah kemana hati kalian membawa..

namun nampaknya hatiku tidak ingin berjalan melalui jalan yang kalian tempuh, ia berbisik bahwa ia punya cara lain..

cara yang lebih sederhana

apapun yang akan kalian katakan, apa pun yang akan kalian pandang, aku tak peduli..

dan memang tak perlu terlalu peduli,

sepertinya aku terlalu jauh melangkah bersama kalian, tanpa aku sadari ke arah mana aku beranjak..

mungkin, tujuan dan harapan kita sama, tapi mungkin bukan lewat jalan ini aku akan mencapainya..

ini titik balik nampaknya, dan aku akan segera pergi,

dalam waktu yang tak akan lama lagi

terimakasih untuk kamu, yang membuka wawasan ku, pemahaman ku, dan segala cerita pengalaman mu..
itu keputusan mu, dan ini keputusan ku, perbedaan ini bukan bencana bukan? 🙂
Semoga Sang Pemilik Hati tetap berbaik hati menyatukan dua hati kita..

 

00.15
Listania Puspita Ikasari – Sat, 13rd April 2013

Negeri Pasir Berkabut

Pulang Kuliah,

turun dari bis, naik angkot…

seperti melihat sosok yang dikenal..

ah, tapi takut salah..

yasudah, kita lanjutkan saja agenda tidur yang terputus, taruh tangan di depan muka, dan kembali apatis dengan dunia..

beres..

Tak lama kembali terbangun, menatap sejenak dunia yang sudah hampir 5 menit terabaikan..

“hei, kamu..” suara seseorang yang duduk tepat dihadapanku, seseorang yang sempat saya pikir bahwa saya mengenalnya

“eh tante..” nyengir, tanpa perasaan berdosa

“kamu kuliah dimana sekarang?”

“di UI tan..”

“ngambil jurusan apa?”

“kesehatan masyarakat tante..”

“baru pulang?”

“iya, masih di sekolah tan?”

“iyalah masih, mau ngapain lagi.. pulang pergi tiap hari?”

haah, pertanyaan sama yang selalu ditanyakan oleh orang-orang

iya tan, hehehehe”

“nggak ngekos aja?”

“nggak ah tan, males.. hahaha”

“enakan di rumah ya?”

“iya hehee”

“naik apa?”

“Agra”

“nggak naik kereta aja?”

“nggak tan, jadi lebih jauh..”

lalallala terkait si bus dan si kereta

“trs kl pulang jam segini belajarnya gimana?”

“hhehe, besok aku UTS tan..”

“udah belajar kan?”

“beloooom, HAHAHAHAHA”

“tadi kuliahnya dari pagi tapi”

“nggak, jam 1…”

“oohhh, udah belajar dong tadi..”

“nggak lah, belooom.. haha”

“ck, gw jitak jg..”

“hahaha”

“udah pinterlah, bisalah, tante doain..”

“aamiin”

Nyampe BATAN..

Kembali berakhir satu adegan pertemuan dengan satu lagi malaikat negeri ini..

Ibu-ibu, hmm.. oke tante-tante yang cukup berumur, penjual indomie yang sekarang bertransformasi jadi jualan spagetti, karena nggak boleh jualan mie lagi di sekolah hahahaha..

terkadang merasa terharu diingat oleh banyak orang,

dan bahwa tidak harus selalu yang lebih muda yang memulai.. 🙂

mungkin ini salah satu gimana rasanya di sayang oleh yang lebih tua,

dan saya sadar ini adalah salah satu alasan kenapa saya lebih memilih bercapai-capai Pulang-pergi BSD-Depok-BSD,

karena disetiap perjalanannya selalu ada kejutan yang Allah siapkan..

mood booster..

pertemuan-pertemuan singkat dengan penduduk negeri ini, yang mampu memperbaiki mood yang sedang amburadul…

Selasa, 2 April 2013

21.30

Listania Puspita Ikasari, malam UTS KLI

*saya belum belajar dan malah nulis ini* ._.