Quote

I don’t like my mind right now

Stacking up problems that are so unnecessary

Wish that I could slow things down

I wanna let go but there’s comfort in the panic

And I drive myself crazy

Thinking everything’s about me

(Linkin Park – Heavy)

Pangandaran

Haaaai!

kali ini saya mau sharing tentang trip ke Pangandaran – Green Canyon. Alhamdulillah pernah meninggalkan jejak kaki di Pangandaran pasca tsunami di Pangandaran. Trip ini dilaksanain April 2014

Kok bisa nyampe Pangandaran?

Family Gathering kantor Bapake, geng Dosimetri PTKMR (Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi )-BATAN Pasar Jum’at, Alhamdulillah yaah..

Penginapannya rekomended, namanya bisa dilihat di foto di bawah ini ya, bentuknya kotak kaya SMP saya dulu hahaha. Ornamen mayoritas kayu dan ada privat pool di tengah-tengahnya. Waktu saya ke sana sih hitungannya sepi, atau karena mayoritas di book sama BATAN, entah laah.. hitungan sepi saya adalaaah : kolamnya sepi jadi puas kalau mau berenang dari ujung ke ujung hehe

430678_2817005510410_976350177_n.jpg

Penginapan di Pangandaran

Posisi penginapannya juga enak bangeeet, bagian belakangnya udah pantai, jadi tinggal jalan-jalan santai aja dan sekelilingnya tukang jualan.. jangan takut laper laah selama punya duit mah bahaha. Banyak yang jual pernak-pernik buat oleh-oleh juga di sekitarnya.

Sebenernya yang paling nggak enaknya dari trip ini adalah perjalanannya huhu. karena lintas kota lintas provinsi dan jauuuuh banget rasanya. Tapi kalau udah sampai nggak pengen pulang (karena inget jalannya jauh haha, aku butuh pintu kemana saja..)

Ngapain aja di Pangandaran?

berenang di penginapan, jalan-jalan santai, liat sunrise, bikin tulisan-tulisan di pasir putih, foto-foto

mandatory activities dari gathering ini adalah.. kita diajak jalan-jalan ke hutan dan goa yang banyak monyetnya~

selanjutnya adalah kita diajak ke green canyon, kalau ini kita perlu naik bus lagi dari penginapan.. di sini kita dibebasin mau ngapain aja. Mayoritas sih milih wisata nikmatin green canyon naik perahu, habis itu ditawarin untuk wisata airnya. Jadi kita semacam rafting atau kalau tau goa pindul di Yogya ya gitulah gambarannya.

430062_2815091462560_1142710238_n

Sebenernya sih kita nggak harus berenang atau doing something, toh kita pakai pelampung kok. Cukup ngambang atau tiduran santai dan rileks di air nikmatin pemandangan nanti abangnya yang narik kita ngikutin alur perjalanan. Awalnya saya kagok dan serem juga, tapi lama-lama seru dan nagih hahaha. Agak-agak silau sih karena mau nggak mau kita harus ngeliatnya ke atas bukan depan atau samping.

Nanti diujung atau tengah perjalanan kita bisa naik ke atas batu dan lompat ke dalem air, tapi kayaknya saya nggak nyobain. Boleh juga nyambung main-main di area yang dangkal, ini asik kalau bareng-bareng, entah keluarga, temen atau pasangan.

431382_2867592895063_121737000_n

Sisanya acara bebas, terserah masing-masing mau ngapain. Area pantai di belakang penginapan juga nyediain wisata air kayak tour naik perahu ngelilingin area pangandaran, banana boat dan mainan-mainan air lainnya.

Sekian sharing perjalanan ke Pangandarannya..

Tunggu catatan next tripnya lagi  ya 🙂

Listania Puspita Ikasari -Tangerang Selatan, 30 Juni 2017

00.35 WIB

Gunung Pancar

Trip kali ini masih trip lokal, trip-trip bareng anak biling 22 emang mayoritas masih di lingkup Jakarta-Jawa Barat dan mall-mall di BSD dan sekitarnya hahaha. Lupa kapannya tapi kayaknya 2013-2014an deh

Ngetrip bareng anak biling biasanya random, tiba-tiba pengen aja main kemana gitu. ngumpulin massa terus jalan. Termasuk trip ke Gunung Pancar ini, dadakan, random dan fadaaaa~

jadi deh!

 

Gunung pancar ya.. hmm mirip kaya kawasan hutan pinus di Yogya, lupa namanya apa, sama-sama hutan pinus hehehe. Kalau mau susah sebenernya bisa, parkir di bawah terus ke atasnya jalan.. tapi kita memilih naik mobil sampai tempat akhir dimana mobil nggak bisa lagi melanjutkan perjalanan.

di sini kita banyakan main-main, ngumpulin buah pinus dan foto-foto

 

Perjalanan kita kali ini dilanjutin lagi ke curug, lupa namanya apa masih sekitaran gunung pancar kok. Dan piknik kita kali ini emang beneran piknik, bawa bekel untuk makan siang! yey..

Lupa-lupa inget sebenernya, tapi kalau nggak salah buat ke curug kita parkir mobil di daerah tanah merah jadi isinya debu semuaa~

jalannya lumaaaayaaan, naik-naik ke puncak bukit.. dan pas kita ke sana rameee bangeeeeet, jadi agak kurang puas sih. Ngapain di sana? main air dan makan bekel piknik kita.

Curung nya seperti curug pada umumnya, banyak batu-batuan dan saya lebih banyak main di pinggiran. Kalau mau basah banget sebenernya bisa naik ke atas mendekati sumber mata air, di sana lebih kaya kolam renang dan bisa loncat nyebur ke dalem air. Tapi saya nggak ikut naik karena jalurnya lumayan butuh usaha manjat-manjatnya dan rameee banget pak..

 

beruntung di trip ini lelaki kesayangan kita bisa udah bisa nyetir, jadi yang lain bagian leyeh-leyeh sama nemenin marchsya (adeknya ian yang paling disayang dan dibawa terus kemana-mana kalau ngetrip bareng kita) nyanyi-nyanyi.

Sekian trip kita kali ini, sampai ketemu di postingan trip selanjutnyaa~

 

Listania Puspita Ikasari -Tangerang Selatan, 30 Juni 2017

00.15 WIB

JORANGMAMEN

JORANGMAMEN Nama cool yang dibuat sama Haryo Bagaskara buat geng trip saya yang satu ini, singkatan dari Jogja-Semarang-Magelang-Kebumen yang diambil dari lokasi kampung kita masing-masing hehehe.

Kreatif kebangetan emang temen saya yang satu ini.

This is my very first trip keluar kota bareng temen-temen tanpa orang tua, Juni 2009.

 

4865_1168711504898_1441280532_466363_103814_n copy

Ibrahim, aldrian, azizah, listania, haryo

 

Liburan kenaikan kelas dari kelas 2 ke kelas 3 nggak lama setelah kakak sepupu saya Rifqi Yudhistira Anugerah Perkasa (Eki) meninggal. Padahal saya baru berniat mau minta tolong mas Eki nganterin keliling kampus kampus di Jogja biar perjalanan kita berbobot haha.

fyi, ini adalah tahun dimana smartphone belum hits, DSLR belum booming dan hanya ada pocket kamera serta kamera hp abal-abal. Jadi sebagian besar foto trip ini low quality.

Oiya, trip saya kali ini berisi 5 member +1, Saya, Muhammad Ibrahim dan adiknya yang sebenernya beda SMA sama kita tapi gabung sering diajak main bareng biar gaul dan jadi bagian dari geng kita, Nurrahmah Azizah namanya, Aldrian Rahman Pradana, Haryo Bagaskara dan adiknya yang nanti akan bergabung di Semarang, Dinda.

 


 

Ide perjalanan ini bermula entah dari mana, intinya kita bersepakat mau jalan-jalan sekalian pulang ke kampung masing-masing karena daerah kita deket-deketan. Tujuan kita adalah Yogyakarta! Transportasi yang kita sepakati adalah kereta api, kereta zaman dulu you know laaah~

Bagian ini banyak dibantu sama ayahnya Ibrahim, sempet sekali nemenin ngecek ke Tanah abang tapi nggak bisa karena harus pesen di senen atau gimana saya lupa. Jadi bagian tiket ini saya terima jadi..

Ah iya! perjalanan ini adalah kejadian paling horor dalam hidup kita bahahaha

Jadi, kita naik kereta dengan jadwal jam 19.30 atau 18.30 intinya setelah selesai sholat, antara isya dan maghrib. Ceritanya kita mau nyari makan dan perbekalan lah untuk di kereta, saya, zizah, haryo sholat sedangkan baim dan ian hunting makanan.

Haryo merasa mendengar pengumuman kereta yang akan kita naiki tiba dan akan segera berangkat. Haryo bolak-balik memastikan bahwa itu kereta kita, sedangkan saya dan zizah nggak memperhatikan karena kita percaya-percaya aja sama pria pria kesayangan kita dan lagian tiketnya dipegang sama baim dan ian yang lagi hunting makanan.

Akhirnya Haryo berinisiatif me-lead saya dan zizah untuk masuk ke kereta, bawain barang-barang baim dan ian dan hunting tempat duduk berbekal info yang haryo inget. We Found our seat! dan di luar terlihat Baim dan Ian berjalan mendekati kereta.

Nggak lama setelah kita menemukan tempat duduk, menaruh barang dan bahagia tiba-tiba kereta mulai bergerak jalan.

kita paniik! masalahnya Baim dan Ian belum naik kereta, dan mereka terlihat berlari-lari mengejar kereta yang semakin cepat berjalan. Hal yang bikin kita makin panik adalaaah TIKETNYA SEMUA DIPEGANG SAMA MEREKA BERDUAAAAA!!!!

Setelah kita bertiga panik dan bingung harus bilang apa kalau ditanya tiket sampai mikir gimana cara mereka berdua bisa nyusul, karena kereta ini baru akan berhenti di Cirebon. Tiba-tiba dari gerbong belakang Baim dan Ian muncul sambil lari dan ngos-ngosan.. Alhamdulillah tiket amaan,mereka berdua? bodo amaat!

 

Setelahnya masuk ke scene kereta berhenti di Cirebon, kereta berhenti cukup lama biasanya di sini, bisa 10-15 menitan. Sekarang gantian Zizah yang mau ke kamar mandi dan maunya ke kamar mandi stasiun, akhirnya dia ditemenin Baim ke kamar mandi dan karena trauma sama kejadian sebelumnya begitu ada suara pengumuman stasiun Zizah langsung lari-lari sampai jatuh nggak jauh dari kereta, padahal itu pengumuman lain dan setelah Zizah masuk masih ada beberapa menit lagi sebelum kereta jalan. bahhaha, after effect~

Sesampainya di stasiun Lempuyangan, kita dijemput sama ibu saya yang kebetulan emang udah stay di Jogja duluan sama keluarga saya yang lain. Sampai di rumah kita beres-beres dan siap-siap untuk jalan, salah satu yang saya inget di scene ini adalah ketika saya ngambil baju kotor mereka yang mau dicuci

“yakin ini bajunya cuma segini? kok dikit banget?” (cuma ada beberapa helai baju, sedangkan kita berlima)

“nyucinya manual atau?”

“pake mesin cuci kook, tenang aja, udah maju di sini..”

dan seketika itu mereka semua ngambil baju kotor masing-masing dan tumpukannya jadi tinggi banget hahaha.

Saya lupa trip pertama kita kemana, yang jelas muter-muter kota Yogya, makan sate khlatak dan tengkleng

1936701_1090540102925_8249264_n

sate klathak dan tengkleng di gabusan

 

Pasar Seni Gabusan, benteng Vredeburg,

4865_1168711504898_103814_n

benteng vredeburg

 

Taman Budaya – Pameran Seni,

 

 

 

 

dan jalan-jalan disekitaran kota Yogya yang mungkin tempat-tempat itu nggak saya kunjungi kalau nggak sama temen-temen.

 

 

 

Salah satu destinasi kita di trip ini adalah Parangtritis, standar sih, tapi nggak apa apa namanya juga anak SMA dan first trip kaan. Main-main seperti anak SMA pada umumnya dan kita janjian sama salah satu temen kita yang juga lagi di Yogya dan di Parangtritis juga, Ega namanya. Beruntung kita bisa ketemu, cara janjiannya? masih manual via SMS, dulu belum ada path, IG atau whatsapp yang bisa share loc bahahha

Ngapain aja di parangtritis?

main air, lari-larian

 

 

Bikin istana pasir

 

 

daaaaan karya lainnya hehehe

 

 

Kita nggak merencanakan berapa hari fixnya kita akan stay, kalau bosen yaudah bubar, gitu simpelnya.. tapi ternyata haryo mau pulang duluan ke Semarang karena keluarganya juga udah sampe di sana, singkat cerita akhirnya kita ikut ngerubah destinasi jadi ke Semarang hahaha. Kita ikut haryo ke Semarang, akhirnya kita siap-siap dan dianter ke terminal Jombor buat naik bus ke Semarang.

Sampe semarang udah malem, kita diajak jalan-jalan ke simpang lima, makan malem, wisata malam di lawang sewu, foto-foto di kota tua Semarang.

foto wisata malam di lawang sewu :

 

 

Foto-foto di kota tua Semarang :

 

 

Besok paginya kita ngalay, jalan-jalan keliling kampung kota sekitar rumah Haryo dan foto-foto lagi. Siangnya kita closing perjalanan kita ke kuil Sam-poo-kong (sayangnya saya nggak nemu foto ini, dimana ya?)

\1936059_1169388361819_1747850_n

 

Listania Puspita Ikasari – Tangerang Selatan,

29 Juni 2017

22.01 WIB

 

Wonosobo Part 4 – Kawasan Candi Arjuna

Tempat terakhir kami adalah kawasan candi arjuna, sebenernya agak bosen sama wisata candi karena cuma gitu-gitu aja. Karena bayangan saya candinya bakal kaya candi borobudur ataupun prambanan.

 

Tapiii yang ini beda!

kenapa?

adeeem~ heeehe

Yuup karena di Wonosobo jadi adeem banget dan tempatnya bagus buat foto-foto, hahaha. Kalau ada yang mau foto prewed, post wed atau foto buku yasin rekomended tempatnya!

Di area candi arjuna ini kami lebih banyak foto-foto, jalan-jalan, foto-foto lagi.

Listania Puspita Ikasari – Tangerang Selatan, 29 Juni 2017

15.59 WIB

Wonosobo Part 3 – Telaga Warna

(Seharusnya sih) Telaga Warna hahaha. Kalau hasil googling ada dua telaga ternyata, telaga warna dan telaga pengilon. Tapi kayaknya ini telaga warna *ngotot. Atau mungkin kita jalan-jalan ke dua-duanya, hanya tuhan yang tahu hehe

beginilah hasil kalau kita jadi lazy traveller, diturunin dimana, jalan, yaudah itu bahahha

kalau nggak salah ini adalah tempat kedua yang kami kunjungi setelah kawah dipostingan Wonosobo Part 2.

Kawasan ini cukup luas dan cukup banyak waktu yang kami habiskan di sini, mulai dari jalan-jalan, foto-foto, ngaso-ngaso. Spot-Spot buat foto bagusnya cukup banyak, dan waktu kami ke sini kondisinya alhamdulillah cerah dan lagi sepiiiiii banget jadi kita bisa bebas foto-foto dan membuat kericuhan.

 

Listania Puspita Ikasari -Tangerang Selatan, 29 Juni 2017

15.22 WIB