SUPERHUMAN!

Ini tentang mereka yang jalan hidupnya nggak selurus jalan hidup saya (nggak kok, kalau main lurus-lurusan jalan, saya belok-belok, suka belok kesana, belok ke sini, ke sana lagi, balik ke jalur satu jam terus belok lagi wkwk). Nggak, ini bukan tentang soleh-solehan tapi tentang mereka yang perjalanan hidupnya berkelok-kelok dan tidak senormal hidup kebanyakan orang lainnya.

Jujur, dulu saya sedikit merendahkan mereka yang tidak melanjutkan kuliah ataupun tidak menyelesaikan kuliah. Tapi apalah artinya sebuah kertas bertuliskan “ijazah” dan gelar yang menempel pada nama? Toh saya juga sekarang nggak bangga-bangga banget kok jadi lulusan S1 dan punya gelar Susu Kental Manis.

Diperjalanan hidup saya, kali ini saya banyak dipertemukan dengan mereka. Orang-orang yang “hanya” memiliki status lulus SMA/SMK. See? Mereka jauh lebih hebat dari saya, mereka jauh lebih tangguh, bahkan lebih bijak dari saya atau orang-orang ber-tittle lainnya.

Salah satunya, sosok lulusan SMK yang seumuran sama saya, dia sempat menyicipi bangku kuliah selama satu semester dan akhirnya memilih untuk bekerja karena kondisi keluarga yang tidak memungkinkan. Dia nggak bisa apa-apa? NO! Kalau kalian pernah liat iklan-iklan perusahaan terkenal di TV, dia yang bikin! Iklan fortuner, L.A, Pepsodent dll. Saya berasa jadi upil huhuhu.

Ada lagi, yang ini emang masih piyik baru lulus SMA, tapi dia udah pernah menghasilkan uang puluhan juta dimasa dia SMA. Mau tau gimana ceritanya?

Ayahnya membelikan adiknya Hp baru, dan si anak piyik ini ditawarin juga, tapi anak ini meminta ke ayahnya untuk memberikannya uang seharga Hp itu saja. Dari uang itulah ia memulai bisnisnya dan mencapai pencapaian puluhan jutanya. Selain itu, dia sudah tidak meminta uang jajan lagi sejak SMA.  Saya apalah atuh, SMA paling banter megang uang 700rb itu juga uang simpenan dari sisa uang jajan. Nggak pernah saya kepikiran waktu SMA untuk bisnis, berjuang, nyoba ini itu buat cari pengalaman. Aaaah hidup saya terlalu normal.

Lainnya, lelaki lulusan SMK yang juga seumuran sama saya, dia yang berkesempatan ikut program pemagangan di Jepang. Sepulangnya dari Jepang yang dia lakukan adalah mengumrohkan kedua orang tuanya! Dia mendaftarkan kedua orang tuanya untuk berumroh tanpa memberitahukan terlebih dahulu.. anak yang baik dan so(k) sweet hehehe. Saya? Boro-boro. Jadi sedih..

Yang satu ini juga lulusan SMA masih seumuran, dia memilih tidak kuliah karena mengalah untuk adiknya agar bisa melanjutkan pendidikannya. Another so(k) sweet person. Akhirnya dia mendirikan kedai dan sudah bertahan sampai empat tahun. Hiks..

Masih banyak banget sebenernya, masa perlu diulas satu-satu? Hahahaha

Intinya adalah, saya upil, nggak ada apa-apa nya dibanding mereka. Kadang saya jadi mikir, sayang ya kalau sampai harus nunda lulus kuliah karena alasan yang nggak jelas, bayaran kuliah mahal kan ya pak.. dan itu hampir saya lakukan karena bete sama PA, huhuhu.. Alhamdulillah dapet temen satu bimbingan yang mau diajak kerjasama, Alhamdulillah sidang dan lulus bareng-bareng..

Oiya, nyambung kemana-mana nih, kadang juga miris kalau liat kelakuan orang yang “merasa lebih berpendidikan” dibanding “mereka” tapi kelakuannya nggak ada bagus-bagusnya acan. Kalau di jalan, saya keseeeel banget sama orang yang nyerobot antrian mobil. Udah tau macet, pake nyalip (terutama ini di pintu-pintu percabangan atau keluar tol), udah tau mau belok kiri, antrian di kiri yang mau belok udah panjang, tetep aja nge gas kedepan terus ngambil jalan di depan. Tipe-tipe begini biasanya saya pepetin dan nggak kasih jalan, apa lagi mobil bagus makin di pepet deh. Bhahahah. Rasanya pengen turun terus ngomong di depan mukanya

pendidikan terakhir apa pak? Nggak ngerti cara ngantri?” hehehhe

Contoh lainnya, sebenernya saya kesel banget sama petinggi-petinggi termasuk orang-orang kantor yang emang punya posisi atau bahkan dosen yang kalau janjian ngebuat kita nunggu lama. Bagaimanapun mereka orang berpendidikan kan ya?

Buat saya, waktu setiap orang itu berharga, sekalipun dia hanya seorang OB, jadi buat saya makruh hukumnya janjian sama orang dan ngebuat orang nunggu tanpa info yang jelas. Ini juga jadi salah satu kriteria saya dalam memilih pekerjaan. Kalau kata ibu saya “ya wajar lah, yang butuh kan kita, tungguin aja”.

Bukan gitu, bagi saya orang yang memang baik pasti akan menghargai orang lain, se nggak penting apapun orang itu buat dia. Sekalipun cuma tukang service AC. Kalau memang telat atau masih ada kerjaan oke kok, selama dia ngabarin misal

mbak, ibu ini masih ada blabla kira-kira 20 menit lagi ya mbak” kan enak kita bisa ngerencanain kita ngapain dulu gitu. Tapi kalau kita cuma diminta tunggu sama receptionist dan nggak tau kapan orang itu keluarnya, bye deh~

Saya pernah di sebuah BUMN besar yang bergerak di bidang transportasi …. (kalau disebut mah ketauan ya). Waktu ketemu dengan orang yang ditunggu hanya 3 menit. Iye 3 menit. Tau nunggunya berapa lama? Sekitar DUA JAM. Bagi saya, ketika suatu perusahaan nggak bisa menghargai seseorang yang nggak dia kenal, gimana dia mau menghargai orang yang dia kenal?

Tapi saya sadar kok, tingkat pendidikan tidak pernah otomatis menjadikan orang menjadi wiser, berperilaku baik, berwawasan luas, dan memiliki attitude/akhlak yang baik. Semua kembali ke orangnya masing-masing. Pendidikan hanya membuat orang “Tau”, tapi “Mau” berubah dan menerapkan itu nggak dimiliki oleh semua orang.

Somehow, karakter dan akhlak/attitude itu nggak bisa dibentuk dalam waktu singkat bapak, ibu. Tapi pengetahuan bisa disampaikan dalam waktu singkat. Belakangan ini saya lebih menghargai orang-orang yang dengan karakter yang memang baik sekalipun dia “hanya” lulusan Sekolah Menengah.

Listania Puspita Ikasari – ditulis satu tahun lalu,

6 Juni 2016

Tribute to You! Fajar Kurniawan @Fkuur

DSC_1364.JPG

foto entah berapa puluh tahun yang lalu, anak yang dikasih minum sekarang udah kelas 4 atau 5 SD

Yap!
jadi inilah yang namanya Fajar Kurniawan a.k.a Fakur a.k.a Wawan
sekarang lagi berkelana di wilayah antah berantah yang namanya susah disebut Bournemouth, sebenernya waktu keberangkatan dia di Januari 2016 lalu kita sama-sama ke Inggris sih..

Dia ke Inggris, besoknya saya ke kampung Inggris, tuh! sama kan..
emang nasib kita nggak jauh beda kok.

Lelaki tulen kelahiran Bantul, 22 Oktober 1992, (tuh sama kaan Bantul, 12 September 1992 yaaah beda 1 bulan 10 hari nggak ada rasanya lah yaa)

lelaki ini dulunya kuliah dan sempet jadi ketua geng yang suka nyari ribut di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM). Semoga di momen lebaran ini rektor UGM memaafkan keributan-keributan yang udah dia buat. Aamiin

Posisinya sekarang lagi membuat keributan di Bournemouth University dan memimpin geng rusuh baru yang namanya PPI Bournemouth. Emang dimana-mana hobinya bikin klan dan membuat keributan.

tag ID yang selalu dipake di akhir postingan blognya :

Fajar Kurniawan, Postgraduate Student of International Risk Management and Finance, Bournemouth University, United Kingdom

 

 

 

 

saya dan dia?

bagaikan teh manis sama es nya, enak sih tapi kalau nggak disatuin kurang seger aja~

nasib kita berdua kurang lebih mirip-mirip, coba tanya skripsi kita tentang apa?

M.A.N.A.J.E.M.E.N R.I.S.I.K.O

sejauh apapun kita terpisah, sebeda apapun jurusannya, endingnya sama aja bahahha


Fakur itu siapa?

 

 

picture-056-e1498487943708.jpg

mana saya mana fakur hayoo?

 

lelaki yang punya banyak fans (saya aja bingung kenapa dia banyak fans, padahal nggak bisa ngomong “R”, padahal saya juga nggak bisa ngomong “R” tapi saya nggak punya fans huhu)

partner ngobrol saya dari dalem kandungan kayaknya.. teman tumbuh dan berkembang, tempat curhat, sharing, temen berantem, rebutan mainan and many more~

sebenernya kita hidup bertiga, Rifqi Yudhistira Anugerah Pekasa (Alm), Listania Puspita Ikasari dan Fajar Kurniawan. Makin kesini namanya makin irit yaak bahaha. Next diceritain tentang Eki.

Salah satu advisor hidup saya, dan orang dibalik kebanyakan cerita sakit hati saya..

jadi dia yang bikin kamu sakit hati tan?

bukan.. bukan.. bukan itu maksudnya, tapi disetiap cerita sakit hati saya ada dia..

bedanya apa sama yang pertama?

intinya dia yang jadi tempat mengadu kalau saya kenapa-napa dan yang selalu bikin saya tersadar kalau saya sebenernya punya harta yang berharga (re : dia dan Eki), termasuk melimpahkan semua kegalauan dan kegundah gulanaan saya bhahaha. Partner bikin kerusuhan, termasuk Education, Love and Travel Advisor.

 

IMG-20140720-WA0014.jpg

 

Orang yang sebelum berangkat ke Inggris pacarnya A + B + C, pas berangkat pacarnya D, pas sampe Inggris E. Namanya juga anak muda pak bu ~. Pengalamannya yang ini yang memaksa saya harus setuju sama dia bahwa lelaki diusia kita masih senang “mencari” dan jangan cepet-cepet nggangep serius, kecuali yang beneran serius.

Orang yang belajar mobilnya belakangan tapi bisanya duluan, tapi nabrak-nabrakin mobilnya juga duluan hehehe

Daaaaan~ salah satu alasan yang membuat saya nggak pengen-pengen banget cepet nikah, karena saya mau nunggu dia pulang dari Bournemouth karena hadir di nikahan saya itu fardu ‘ain. Sampe ada temen saya yang nanya

“laah emang kenapa harus ditunggu? emang mau nikahnya sama dia?”

yaa, nggak sih, terlalu sulit dijelaskan kisah hidup kita~

yang bikin saya iri sama dia, kadang saya merasa lelaki itu lebih luwes dan bisa banyak bereksplorasi. skill dia yang terlatih terlalu beraneka ragam.. sedangkan saya masih gini – gini aja hiks

 


 

tertarik?

maaf sementara sold out, tapi bisa dikepoin di @fkuur (saya jual jasa tambah followers ke dia)

fyi, ini adalah sebagian (baru sebagian ya) tanggungan kamu kalau kamu berminat mau sama dia, dan kalau kamu mau sama saya juga sih~

img-20141207-wa0010.jpg

 

nemu foto ini, cakep juga ala-ala foto prewed..

C360_2014-07-26-23-37-29-1

 

next kisahnya, kapan-kapan lagi yaaa

 

Listania Puspita Ikasari – Negeri Pasir Berkabut, 26 Juni 2017

21.56 WIB

Allah Maha Membolak Balik-kan Hati

Bismillah,

heihooo!
lama nggak nulis lagi.. dan lagi random kangen sama keramaian hahaha

Negeri Pasir Berkabut, 26 Juni 2017
19.50 WIB
H+1 Lebaran 1438 H

Yup!

Selamat Lebaran Semuaa.. Taqabalallahu minna wa minkum.
Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita, mengampuni semua dosa-dosa, mempertemukan kita dengan ramadhan selanjutnya dan melancarkan semua urusan kita.. Aamiin

jadi ceritanya lagi kesepian lebaran di Jakarta, lebaran yang nggak berasa lebaran, nggak dikunjungi dan nggak ada yang dikunjungi *cry. Chat whatsapp sepi, IG nggak ada yang bisa dikepoin, path pun begitu. sebenernya diajak lebaran lintas benua sama abang saya a.k.a Fajar Kurniawan, karena saya bilang mau cerita, tentang? judul di atas hehehe

sebenernya awalnya mau bikin postingan lain, terus iseng googling nama Fajar Kurniawan, buka blognya terus baca-baca dan entah kenapa tiba-tiba jadi tercetus bikin tulisan ini. yaaa, nikmatin ajalah ya..

Habis ini saya ceritain siapa itu Fajar Kurniawan

mau nulis apa sebenernya tan?

jadi gini,

Allah itu maha membolak-balikkan hati

dan baru kali ini saya merasakan secepat itu, bener – bener s.e.c.e.p.a.t itu.

 


 

sebenernya ini adalah tulisan tentang kegundah-gulanaan saya bahahha. Berangkat dari sebuah percakapan dengan mantan partner saya di organisasi masa kuliah dulu demi suatu urusan bangsa dan negara.

terus?

terus mantan partner saya ini mulai mencari gara-gara dengan melontarkan ucapan-ucapan tidak senonoh, dan alhamdulillahnya ucapan-ucapan dia diijabah sama Allah. peeft

salah satu percakapan yang terjadi adalah

H : “gw bayangin dan gw terka-terka.. kayaknya u cocok tan sama *******”

L : “bzzt, duh jangan mengalihkan lagi dong, lagi memantapkan hati niih”

H : “hehe mumpung belom mantapkan hatinya, Allah maha membolak balikkan hati”

dan fadaaaa~
beberapa saat  minggu kemudian..

L : “mau laporan, doa situ berbahaya, doanya diijabah..”

H : “hahaha, perlu gw bantu kah?”

intinya? ya begitu…

Allah itu maha membolak – balik kan hati, dan luar biasanya : itu bisa dilakukan dalam tempo yang sesingkat singkatnya.

 

hal yang bisa dipetik : kalau kalian punya temen yang doanya gampang banget diijabah, minta doain yang baik-baik ya! inget, yang baik-baik dan baik-baikin biar nggak doain yang macem-macem bahhaha

 

Cheers,

Listania Puspita Ikasari

19 Januari 2008

Kata date di fotonya sih gitu hehhe.. (duh ini serius banget nggak ada emoticon, hidup ku terwakili oleh emoticon ketawa sambil nangis padahal)

terinspirasi dari kegiatan Milcamp yang kemarin dilaksanain sama mahasiswa Umar Usman batch #4, jadi pengen ikutan bikin cerita..

Yup, awal masuk SMA, masih bau, kucel, polos sih kayaknya nggak. Jadi ceritanya saya terdampar di kelas “khusus”, istimewa pake telor 5! Sebenernya sih ini program pilot projectnya SMA saya, angkatan pertama (dan untungnya bukan pertama dan terakhir).

SMA saya nggak terkenal, nggak se nge-top SMA di Jakarta. tapi ngapain juga kan sekolah SMA jauh-jauh (toh setelah episode hidup ini, saya banyak menghabiskan waktu di jalan untuk menempuh perjalanan BSD-Jakarta *crying)

Zaman saya SMP – SMA adalah masa-masa pengembangan wilayah lagi dijalankan dan salah satu wilayah yang terkena dampaknya adalah daerah jajahan saya. Perubahan status dari kabupaten Tangerang menjadi Kota Tangerang Selatan banyak memberi pengaruh kepada nama sekolah saya.

Saya masuk SMP dengan nama SMP N 4 Serpong atau dikenal degan nama 4Tex (Patek a.k.a Empat Puspiptek) lulus dengan nama SMP N 2 Cisauk dan sekarang berganti nama menjadi SMP N 8 Kota Tangerang Selatan.

Sama nasibnya, sebelum saya masuk namanya SMA N 1 Serpong, ketika saya masuk namanya SMA N 1 Cisauk a.k.a Moonzher dan lulus dengan nama SMA N 2 Kota Tangerang Selatan. Keduanya sekolah paling tenar di zamannya :p

jadi kamu sekolah dimana? Nggak tau!

Balik ke cerita awal, jadi karena kelas saya adalah kelas “percobaan”. kami juga punya program khusus, TEAM BUILDING! wih, mantep tuh.. kelas mana lagi coba yang punya, angkatan setelahnya juga kayaknya nggak ada deh hahaha

yap, kami yang hanya 25 anak ini (dan dijebak 3 tahun bersama, soon saya ceritain tentang orang-orang aneh ini) di fasilitasi sekolah untuk team building atau outbound. lokasinya di Pasir Mukti.

ini adalah asal muasal akhirnya kita bisa “menikmati” roller coaster kehidupan bersama selama 3 tahun dan sampai saat ini. Saya nggak begitu kesulitan untuk masuk ke dalam kehidupan kelas ini, karena majority yaaa 70% laah, isinya adalah orang-orang yang sudah saya kenal, baik teman TK, SD, dan jebol desa dari SMP saya hahhaa.

215147_1037715870410_4900_n

Biling 22 – tiati meskipun cuma 25 bisa ngalahin kalian yang 129 loh!

 

Di kegiatan ini pertama kalinya saya tau kalo pisang goreng ternyata bisa dimakan pake sambel! bahahaha. welcome drink dan snack kami katanya makanan yang unik, minuman dari jeruk apalaah yang lumayan enak dan seger dan pisang goreng plus sambel..

217107_1037715990413_5698_n

aktivitas outboundnya sih standar, pemanasan, games-games, flying fox dan yang terakhir yang paling seru dan paling kotor..

205732_1037716030414_5960_n

 

MAIN BOLA DI KOLAM LUMPUR!

yes, lumayan sambil luluran kaaan~ (sayangnya susah nyari fotonya)

dan bahagianya saat kita main kotor-kotoran hujan turun dan nggak pake nanggung-nanggung, deres banget.. seneng karena jadi bersih? nggak! seneng karena kita jadi makin kotor hehehehe

 

217099_1037716310421_7620_n

kalo penasaran sama kolamnya, itu tuh yang dibelakang. lumpur semua loh itu~

emang karena dasarny anak-anaknya seneng main, hujan makin main lagi dan nggak mau udahan akhirnya gurunya yang ngalah dan ikutan nemenin mainan bola dan lumpur, yang berakhir pada nggak mau udahan walaupun waktunya udah habis dan diminta bilas >.<

kalo udah kotor gini yang repot siapa? gurunya dong..

yep, karena kita cinta mereka maka~ LET’S HUG THEM!

 

 

yaudah segitu dulu aja deh.. hahahaa

see ya!

 

tengah malem,

diantara kegalauan meriksain tugas wordpress dulu atau bikin laporan keuangan kantor dulu

Listania Puspita Ikasari – Negeri pasir yang masih tetap berkabut Minggu, 9 Oktober 2016 00.31

 

 

Negeri Pasir Berkabut

Pulang Kuliah,

turun dari bis, naik angkot…

seperti melihat sosok yang dikenal..

ah, tapi takut salah..

yasudah, kita lanjutkan saja agenda tidur yang terputus, taruh tangan di depan muka, dan kembali apatis dengan dunia..

beres..

Tak lama kembali terbangun, menatap sejenak dunia yang sudah hampir 5 menit terabaikan..

“hei, kamu..” suara seseorang yang duduk tepat dihadapanku, seseorang yang sempat saya pikir bahwa saya mengenalnya

“eh tante..” nyengir, tanpa perasaan berdosa

“kamu kuliah dimana sekarang?”

“di UI tan..”

“ngambil jurusan apa?”

“kesehatan masyarakat tante..”

“baru pulang?”

“iya, masih di sekolah tan?”

“iyalah masih, mau ngapain lagi.. pulang pergi tiap hari?”

haah, pertanyaan sama yang selalu ditanyakan oleh orang-orang

iya tan, hehehehe”

“nggak ngekos aja?”

“nggak ah tan, males.. hahaha”

“enakan di rumah ya?”

“iya hehee”

“naik apa?”

“Agra”

“nggak naik kereta aja?”

“nggak tan, jadi lebih jauh..”

lalallala terkait si bus dan si kereta

“trs kl pulang jam segini belajarnya gimana?”

“hhehe, besok aku UTS tan..”

“udah belajar kan?”

“beloooom, HAHAHAHAHA”

“tadi kuliahnya dari pagi tapi”

“nggak, jam 1…”

“oohhh, udah belajar dong tadi..”

“nggak lah, belooom.. haha”

“ck, gw jitak jg..”

“hahaha”

“udah pinterlah, bisalah, tante doain..”

“aamiin”

Nyampe BATAN..

Kembali berakhir satu adegan pertemuan dengan satu lagi malaikat negeri ini..

Ibu-ibu, hmm.. oke tante-tante yang cukup berumur, penjual indomie yang sekarang bertransformasi jadi jualan spagetti, karena nggak boleh jualan mie lagi di sekolah hahahaha..

terkadang merasa terharu diingat oleh banyak orang,

dan bahwa tidak harus selalu yang lebih muda yang memulai.. 🙂

mungkin ini salah satu gimana rasanya di sayang oleh yang lebih tua,

dan saya sadar ini adalah salah satu alasan kenapa saya lebih memilih bercapai-capai Pulang-pergi BSD-Depok-BSD,

karena disetiap perjalanannya selalu ada kejutan yang Allah siapkan..

mood booster..

pertemuan-pertemuan singkat dengan penduduk negeri ini, yang mampu memperbaiki mood yang sedang amburadul…

Selasa, 2 April 2013

21.30

Listania Puspita Ikasari, malam UTS KLI

*saya belum belajar dan malah nulis ini* ._.

Still About my Angel

Tanggung ceritanya,

hmm, masih tentang malaikat-malaikat dalam hidup saya.. di negeri pasir berkabut..

yang tadi tentang UAN, sekarang kita mundur ke beberapa waktu sebelum UN,

mendekati kenaikan kelas 3 tepatnya..

 

Saat saya mendapatkan kabar, bahwa kakak sepupu, yaah kakak saya pergi untuk selamanya..

di maghrib tanggal 7 Juni 2009, dan tanpa ba bi bu keluarga saya beserta keluarga dia bernagkat ke Yogyakarta, dengan mobil kali ini.. karena penerbangan terkhir tidak akan terkejar nampaknya dan tidak akan tenang menunggu hingga esok pagi.. meskipun naik mobil juga nyampenya pagi…

 

Baru saja dua-tiga jam tiba di Jogja, saya mendapat SMS bahwa saya dan rombongan teman-teman sekelas (biar nggak keliatan oneng sendiri :p) remed kimia.. dan harus dikumpul hari ini juga..

Panik, g ngerti lagi gimana mau bikin, telpon teman yang menginformasikan minta kirim email, tapi sama aj nggak bisa akses internet, paling ke warnet, dan nggak mungkin sekarang, lagian juga nggak bawa bukunya..

 

minta tolong sampein ke gurunya kalo saya lagi di Yogya dan nggak mungkin ngumpulin hari ini, diizinkan, pasti.. tapi udah mendekati pembagian Rapor juga..

 

 

masa bodoh…

 

di jam 11an kembali saya tanyakan tugas tadi, dan teman saya menjawab

 

“udah tenang aja di sana, udah ko kimianya”

“ha?”

“iya tadi udah di kerjain sama Ninda, kiki juga ngerjain punya Shanin, dia udah pulang kampung juga”

“serius itu nggak papa?” (membayangkan, tulisan saya dan Ninda yang beda jauh typenya)

“udah gak papa, tenang aja”

 

Terharu, untuk kesekian kalinya..

dan saat ini saya berjanji, bahwa saya juga akan menjadi malaikat seperti mereka..

dan saya sudah merasakannya :’D

 

Entah, malaikat jenis apa lagi yang telah Allah turunkan untuk menghiasi hidup saya..

ini tentang cinta, sayang, pengorbanan, kepekaan, dan apalah itu namanya..

mereka bukanlah orang dengan agama yang mahadewa, yang berkoar-koar menyatakan tentang ukhuwah..

mereka hanyalah orang biasa, yang membuktikan dengan nyata apa itu cinta..

 

20252_1212305746990_258089_n

 

Love you Bunda Ninda <3, BIligil ❤

dan negeri pasir berkabut

Listania Puspita Ikasari .besok UTS Epid.

31 Maret 2013

Dedicated for you.. One of My Beloved Angels

Lagi musim ujian gini..

lagi belajar, hitung-hitungan pula..

enak sih, tapi jadi inget sama kejadian, heeem hampir 3 tahun lalu..Atau udah tiga tahun ya?

saya adalah salah satu tipe orang yang lebih cepat menangkap dan mencerna pelajaran ketika berdiskusi dengan orang lain, atau ya diajarin oleh orang intinya..dan pengalaman ini saya rasakan ketika UAN Matematika di tahun 2010 kemarin,

iya, SMA..

saya termasuk satu yang nggak paham dengan konsep matriks, sumpah oneng banget.. dan guru dikelas belum berhasil membuat logika saya menyatu dengan si matriks, teman-teman di kelas saya yang saya tanya pun tidak ada yang berhasil atau emang sama-sama nggak mudeng ya tentang si cantik matriks ini..

tau kan?

itu yang ada angka berderet di dalem tanda kurung, trs bisa di invers dan di mainkan segala jenis…

Alhasil sampai malam ketika esok hari saya UAN, saya masih belum mudeng sama tuh matriks, yasudah pasarah lah, lupakan dia, ada banyak yang jauh lebih baik.. hahahah *salah make konsep

saya mencoba melebarkan sayap ke kelas sebelah, alhasil saya sms lah dua teman saya,  sekaligus janjian untuk ketemu sebelum UN untuk “berguru sejenak” dan satu lagi yang kebetulan sedikit kurang ajar tapi agak baik hati, tapi dia tidak merespon..

yasudah ditengah kepasrahan saya memahami ia, saya mencoba malam itu membuat rumus matriksnya, lupa deh gimana, tapi yang jelas mencoba memahami kl invers dia harus dioperasikan sama di matriks yang gimana, sampe semuanya saya hafal..

di pagi harinya dengan modal rumus operasinya saya pasrah, dan tiba-tiba teman saya yang tidak merespon sms membalas “tan, jadi mau nanya g? telpon kris”

Jam 6, yak dua jam sebelum ujian dimulai… belum mandi pula..

tanpa babibu, langsung angkat telpon dan telpon dia, “tan udah hafal rumus operasinya kan?”

“yang 0 1 1 0, 0 -1 1 0 (dsb) itu?”

“iya”

“udah..” (untung ngafalin semalem >.<)

“naah, contohnya liat yang nomer segini deh, kan itu lalalalala, trs di lalalaa jadi tinggal alalalala”

“hah? udah? gitu doang yaa?”

“iya”

“hahahaha, baiklah, berarti kl yang nomer ini gini?”

“iya tan..”

dan saya berangkat dengan BAHAGIA,

dan tersenyum dengan indah saat mengerjakan soal UAN..

Huuf, dan selamatlah 2 soal matematika tentang matriks di UAN saya!!!!! YEAAAAAAAY >.<

HAHHAHAHAHAHA

dan karena Malaikat-malaikat yang Allah kirim akan selalu muncul di saat yang tepat 🙂

terimakasih banyak, saudara ku, sahabat ku, temanku, dan apa pun kamu..

semoga kuliah mu lancar di sana, terima kasih atas pencerahannya 😀

Listania Puspita Ikasari .besok UTS Epid K3.

31 Maret 2013